«

»

Jun 25

Cavani : Diinginkan Jadi Pahlawan, Saat ini Malah Jadi Pesakitan

Cavani : Diinginkan Jadi Pahlawan, Saat ini Malah Jadi Pesakitan

Cavani : Diinginkan Jadi Pahlawan, Saat ini Malah Jadi Pesakitan

Taruhan Bola Online, Santiago – Ketiadaan Luis Suarez bikin Uruguay menggantungkan harapannya pada Edinson Cavani. Namun harapan itu selesai antiklimaks. Cavani saat ini malah jadi pangkal tersingkirnya Uruguay dari Copa America.

Uruguay menuju Copa America 2015 tanpa ada Suarez. Striker yang saat ini menguatkan Barcelona itu masih juga dalam saat hukuman larangan berlaga di level internasional disebabkan menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 silam.

Kemampuan Uruguay di lini depan juga semakin menyusut menyusul pensiunnya Diego Forlan. Jadi tidak heran bila Uruguay menyimpan harapan besar pada Cavani untuk menjebol gawang-gawang lawan.

Cavani jadi andalan Oscar Tabarez di lini depan di selama keikutsertaan Uruguay di Copa America ini. Penyerang berumur 28 th. itu senantiasa jadi starter mulai sejak kompetisi pertama di fase group melawan Jamaika.

Namun performa Cavani malah jauh dari harapan. Dari empat pertandingan yang dimainkannya mulai sejak fase group sampai babak perempatfinal, tak ada satu gol juga yang terdaftar atas nama Cavani. Bekas pemain Napoli itu hanya mencatat satu shot on goal dari sembilan kali tembakan di empat pertandingan itu.

Kompetisi melawan Chile di babak perempatfinal, Kamis (25/6) pagi WIB, jadi puncak buruknya tampilan Cavani. Diinginkan jadi ujung tombak untuk menjegal langkah tuan rumah, Cavani alih-alih jadi memperoleh kartu merah.

Cavani diusir wasit Sandro Ricci sesudah terima dua kartu kuning. Parahnya, ke-2 kartu kuning itu didapat Cavani lantaran aksi yg tidak butuh.

Kartu kuning pertama di terima Cavani di menit ke-29 lantaran lakukan memprotes keras pada hakim garis. Sesaat kartu kuning ke-2 di menit ke-63 diberikan wasit lantaran dia dikira menampar bek Chile, Gonzalo Jara.

Cavani memanglah memperoleh provokasi dari Jara. Namun reaksi Cavani yang terlalu berlebih dikira tidak mencerminkan dianya juga sebagai seseorang pemain bintang sebagai andalan. Cavani juga meninggalkan lapangan tanpa ada mencatatkan satu juga tembakan.

Diusirnya Cavani jadi titik balik untuk Uruguay. Kemampuan di lini depan menyusut, Uruguay yang memanglah telah dikurung Chile mulai sejak awal semakin kesusahan lakukan serangan.

Di menit ke-81, gawang Uruguay pada akhirnya jebol oleh tendangan Mauricio Isla. Uruguay kalah 0-1 serta tersingkir hingga tidak berhasil menjaga gelar yang didapatnya empat th. lantas.

” Saat kami mesti bermain dengan 10 orang, kompetisi terang semakin susah lantaran peluang kami untuk menyerang jadi menyusut, ” tutur Tabarez di Reuters, mengaku bila kartu merah Cavani yaitu titik balik timnya.

Buruknya performa Cavani sampai pada akhirnya dikartu merah disangka lantaran konsentrasinya terganggu oleh masalah yang tengah menjerat sang bapak. Satu hari saat sebelum kompetisi melawan Chile, bapak Cavani, Luis Cavani, ditahan polisi lantaran ikut serta kecelakaan yang hingga merenggut nyawa satu orang.

Namun Tabarez menyangkalnya.

” Saya pikir hari ini dia (Cavani) ada dimana dianya semestinya ada. Kartu merahnya tak ada hubungan dengan apa yang berlangsung satu hari pada awal mulanya, ” tuturnya.

Tidak ada Suarez, peluang Cavani untuk jadi bintang paling utama Uruguay semestinya terbuka lebar. Namun dia malah menyia-nyiakannya. Demikian sebaliknya, Cavani meninggalkan Chile tanpa ada satu gol juga terdaftar atas namanya.

Buruknya tampilan Cavani di Copa America juga bukanlah mustahil bakal punya pengaruh pada saat depannya di Paris Saint-Germain. Akhir-akhir ini, hari esok Cavani di PSG tengah jadi spekulasi.

Baca Juga : Tantangan Kontrak Bintang yang Ketiga untuk Florentino Perez

Cavani pernah tak senang diletakkan juga sebagai penyerang sayap oleh Laurent Blanc. Telah jadi rahasia umum bila posisi penyerang tengah di PSG yaitu punya Zlatan Ibrahimovic.

Cavani beritanya jadi incaran beberapa club besar Eropa. Dengan peristiwa di pertandingan melawan Chile, bukanlah mustahil PSG bakal mulai memperhitungkan lanjutan hari esok eks pemain Napoli itu di Parc des Princes.