«

»

Jan 20

De Gea Mau Ada di Pada Van der Sar serta Schmeichel, Jadi Legenda MU

De Gea Mau Ada di Pada Van der Sar serta Schmeichel, Jadi Legenda MU

De Gea Mau Ada di Pada Van der Sar serta Schmeichel, Jadi Legenda MU

Taruhan Bola Online, Manchester – Dua penjaga gawang paling baik yang pernah dipunya Manchester United nampak dalam dua dekade paling akhir. David de Gea mengharapkan dianya dapat jadi yang ketiga.

Walau pernah kesusahan mencari penjaga gawang sesudah Peter Schmeichel pergi, MU selanjutnya memperoleh Edwin van der Sar. Kiper asal Denmark serta Belanda ini dikira sebagai yang paling baik yang pernah dipunya ‘Setan Merah’.

Mulai sejak lima th. lantas nampak nama lain yang dipercaya bakal dapat menyeimbangi level Schmeichel serta Van der Sar. Dia De Gea.

Dibeli dari Atletico Madrid pada 2011, De Gea saat ini telah dikira jadi satu diantara penjaga gawang paling baik Premier League serta bahkan juga didunia. Hebatnya, penjaga gawang asal Spanyol berumur 25 th. ini terus tampak solid walau klubnya dalam periode naik-turun dalam tiga th. paling akhir.

De Gea yang pernah hampir pergi ke Real Madrid di musim panas lantas saat ini menyatakan komitmenya untuk ‘Setan Merah’. Dia ingin bertahan lebih lama di Old Trafford, serta ikuti jejak Schmeichel dan Van der Sar untuk jadi legenda disana.

” Mereka yaitu penjaga gawang paling hebat di Premier League. Mereka legenda di club itu. Seperti tersebut yang saya kehendaki, ” ucap De Gea.

Baca Juga : Lemah dalam Hadapi Bola Mati, Liverpool Mesti Perbaiki Konsentrasi

” Saya tak meyakini siapa yang paling baik saat ini (pada Schmeichel serta Van der Sar). Namun tersebut yang saya kehendaki. Saya juga mau mencapai semakin banyak trofi di MU, ” lanjutnya diambil dari Telegraph.

Mulai sejak kepindahan yang tidak berhasil di musim panas lantas, De Gea sesungguhnya masih tetap diincar Madrid. Tetapi manajemen serta supporter MU sekarang ini dapat meniadakan kecemasan itu lantaran El Real tengah dalam periode larangan mendaftarkan pemain baru. Mereka disanksi FIFA atas transfer ilegal pemain belia.