«

»

Aug 19

Begini Situasi Buruk yang Melanda Arsenal Saat Mikel Arteta Datang

http://shionoe.info/wp-content/uploads/2020/08/0_mikelarteta.jpg

AGEN BOLA ONLINE  – Masalah yang terjadi di Arsenal tidaklah mudah untuk diatasi. Dan itu menjadi PR utama yang harus diselesaikan oleh Mikel Arteta saat baru tiba dari Manchester City.

Seperti yang diketahui, Arteta baru bergabung dengan klub berjuluk the Gunners tersebut saat musim 2019/20 sedang berlangsung. Ia ditunjuk sebagai pengganti Unai Emery yang dipecat oleh manajemen tim.

Secara pelan tapi pasti, Arteta berupaya untuk membuat Arsenal menjadi lebih baik. Sayangnya pencapaian mereka di pentas Premier League pada musim tersebut jauh lebih buruk dari yang sebelumnya.

Namun masih ada harapan. Meski pencapaian di Premier League lebih buruk, tidak demikian di kompetisi domestik lain seperti FA Cup. Arsenal berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Chelsea pada partai final.

Sekarang perjalanan the Gunners di musim 2019/20 telah berakhir. Arteta kini mencoba melihat kembali apa yang sudah dilalui oleh Pierre-Emerick Aubameyang dkk.

BACA JUGA : Satu Permintaan Ole Gunnar Solskjaer Terhadap Bruno Fernandes, Apa Itu?

Arteta mengenang masa-masa dirinya baru tiba setelah direkrut dari Manchester City pada bulan Desember lalu. Ia melihat adanya aura negatif yang sedang menyelimuti klub.

“Saya bisa merasakan apa yang sedang terjadi dari semua yang saya baca serta orang-orang di klub yang bisa memberikan beberapa informasi,” ujar Arteta seperti yang dikutip dari agen bola online.

“Namun saya pikir sampai pada harinya, anda berjalan menuju pintu dam mulai merasakan energinya serta apa yang sedang terjadi. Sulit untuk memprediksi peran apa yang anda ambil dalam kaitannya dengan dampak yang harus anda buat,” lanjutnya.

Pada hari pertamanya di Arsenal, Arteta langsung merasakan kekhawatiran yang berlebih. Namun perasaan itu sirna hanya dalam waktu beberapa hari setelah pengangkatannya sebagai penggant Unai Emery.

“Saya khawatir. Saya melihat banyak hal yang membuat saya khawatir dari segi kesatuan dan energi yang ada di sekitar. Tapi beberapa hari berikutnya, saya merasa ada sesuatu yang telah berubah,” tambahnya.

“Saya harus berterima kasih kepada semua semua, betapa membantunya mereka saat saya baru tiba, begitu pun dengan para pemain karena mereka benar-benar bergabung, langsung mengubah sikap dan mulai bersatu, berlatih dengan sangat baik dan memerhatian apa yang ingin kami lakukan,” tutupnya.